SIMFONI RINDU

Diremang malam yang dingin dan kelam, diiringi dengan merdu kodok yang bersahutan dan gemericik air hujan yang dirindukan petani setelah seminggu gersang tanpa ada kucuran air kasih sayang. Aku merenung menikmati fase perjalanan hidup yang penuh liku. Sejenak terpaku menatap hand phone yang sedang di charger di sudut meja sana. Banyak cerita tersimpan disana, benda mungil yang sarat dengan berjuta kisah, dari kisah yang sedih sampai cerita bahagia, semuanya tergambar di memori sebanyak 8 gb, termasuk cerita tentang kamu salah satunya.

Kamu yang selalu hadir dalam setiap malamku, dengan gombalan gombalanmu, dengan segala keluh kesahmu tentang masalah pekerjaan dan masalah pribadimu masalah kita yang memang berprofesi sama. Seringkali candaan kita menghasilkan guyunan dari sahabat-sahabat yang lain saat kita bersama memecahkan suatu permasalahan. Aku rindu itu, aku rindu sosok kamu yang dulu selalu ada buat aku. Selalu ada saat aku terluka, saat aku bersedih dan saat aku bahagia. Sekarang aku tak temui lagi dirimu yang dulu yang ingin membuatku selalu di dekatmu. Entah apa penyebab kerenggangan hubungan kita, aku tak tau itu.

“Kenapa kamu marah,” katamu waktu itu lewat chating kita di Watsapps. Aplikasi yang sangat membantu manusia pada jaman milenial ini.

“Aku gak papa, emang kenapa gitu.” Balasku sambil diakhiri dengan emotion senyum layaknya anak ABG jaman now.

“Beda aja sih, kamu kayak gimana gitu,” kamu membalas dengan nada yang biasa, datar dan tanpa beban.

“Aku gak papa kok, nyantai aja. Fokus aja dengan pekerjaan kamu, dah dulu ya aku ngantuk bingit. Tidur dulu, see you tomorrow,” kali ini di akhir obrolanku aku akhir dengan emotion ngantuk hehehe.

Itu obrolan kita beberapa bulan yang lalu. Aku tidak mau menjelaskan perasaanku yang sesungguhnya sama kamu. Karena seharusnya kamu mengerti kenapa dengan sikapku akhir-akhir ini. Dulu kita dekat terlalu dekat malahan, setiap ada aku pasti ada kamu. Mungkin diluaran sana teman-teman banyak yang menggunjingkan kedekatan kita. Aku mengakui bahwa rasa itu timbul karena kedekatan kita, karena seringnya kita bersama sehingga benih benih rindu itu muncul saat tak ada kabar, saat kita jauh meski hanya sesaat. Seperti kata pepatah jawah witing tresno jalaran soko kulino, cinta itu tumbuh karena sering ketemu. Aku gak tau apa kamu juga mempunyai perasaan yang sama dengan aku atau ngak, yang pasti aku juga merasakan perhatian yang kamu berikan selama ini. diantara kita tidak ada komitmen apa-apa, semua berjalan sewajarnya dengan mengikuti alur yang ada. Itu bodohnya aku, tak pernah menuntut apapun dari kamu tentang hubungan kita walau hanya ucapan kata jadian. Akupun lupa kapan pertama kali kita dekat.

Sekarang setelah kita jauh, dan kamu tak lagi seperti dulu baru aku sadar akan kebodohanku selama ini yang terlalu banyak berharap darimu. Namun biarlah semua berlalu seiring dengan bergulirnya waktu, karena aku tau hubungan kita itu salah. Namun hati tak bisa dibohongi, rasa itu terlalu kuat terpatri dalam sanubari yang paling dalam. Entah sampai kapan hasrat untuk bersamamu itu selalu ada, biarlah semua nya mati dan terkubur dengan sendirinya seiring waktu yang bergulir. Dan biarlah simfoni rindu itu hanya aku yang tau dan mungkin akan hilang atau akan selalu ada untuk dikenang.

N

Iklan

DIMENSI LANSKAP

Malam yang gelap akan segera tiba dan aku akan pergi seperti mentari tetapi di dalam malam yang gelap kamu akan menemukan sesuatu yang sangat penting daripada aku, kamu akan masuk ke dimensi lanskap yang lain, dimensi mimpi, disana kamu bisa bersedih ketika kamu bersedih dan kamu bisa merasa bahagia ketika kamu bahagia atau aku bisa berada disana jika kamu ingin, aku ingin mengejarmu kesana atau kamu akan mengejarku dengan harapan bahwa suatu hari kita akan bertemu lagi dan ketika hari itu tiba terang dalam gelap akan menyatu kita bersama.

Kamu terasa seperti rumah bagiku, jadi setiap kali pikiranku melayang-layang, ia selalu menemukan jalan pulang kepadamu.

I’M STILL IN LOVE WITH YOU

Ingat ketika kita duduk berdua di taman sepanjang hari? Ingat ketika masa-masa dulu berbicara tentang bintang? Tentang betapa indahnya langit saling memberi tahu apa dan siapa yang kita lihat? Saat itu saya merasa dekat dengan kamu, saya melakukan banyak kesalahan di masa lalu dan saya telah berusaha menebus semua kesalahan itu, menghentikan kamu untuk pergi dan kamu tetap pergi.

Setiap kali saya menatap langit hitam bertabur bintang saya merasa masih terhubung dengan kamu dan saya masih menatap langit setidaknya sehari sekali sambil berharap suatu hari, saya akan bertemu kembali.

S O R R Y

Kamu sudah mati di waktuku tetapi kamu masih hidup hingga kini di dalam kalbu, kamu adalah angin yang selalu membisikan kerinduan, kamu adalah tempat dimana aku berpijak dan langit diatas kepala. Ketika aku kesepian kamu juga ada disitu. Aku bisu dan kamu tuli, semalam kucuri suaramu lalu kuselipkan di setiap rongga telingaku.
I’m really sorry, seriously, for letting you gone

I’M TO BLAME

Hei apa kabar kamu yang disana? Sebenarnya saya tahu kamu sangat baik-baik saja bahkan jauh lebih baik. Saya terlalu bingung untuk memulai tulisan ini, jika basa-basi ini terlalu biasa harap di maklumi.

Ternyata waktu bergulir sangat cepat dan sialnya saya masih saja mencintai kamu. Ya. Mungkin saya mencintaimu secara berlebihan, saat-saat bersamamu teringat lagi kenangan itu yang mengenalkan saya pada luka yang kini hendak meminang saya.

Adalah kamu alasan saya masih sendiri sampai sekarang, banyak wanita yang mencoba menarik perhatian saya tapi tak satupun yang membuat saya tertarik seperti saya tertarik pada kamu di awal perjumpaan kita tahun-tahun yang lalu.

Kini cinta yang saya punya saling mengingkari saat saya dapati diri ini yang mulai terusir dari relung kerinduanmu.

“Seringkali lelaki mengatakan sudah lupa padahal mata menangis dan mengatakan saya masih cinta”

Saya baik-baik saja” Saya katakan pada detik yang saya harap mulai melangkah perlahan kebelakang, namun sayang waktu dan penyesalan akhir selalu berperan antagonis. Ia tak peduli pada hati yang saya coba tuk ditabahkan sebab merindu dalam diam.

Ini bukan curhatan ini hanya kata yang ingin saya tuliskan ekspresi betapa saya sangat kesepian tanpa kamu.

Meskipun kamu sudah berbahagia dengan yang lain saya tetap cinta, meskipun tidak semua berpendapat sama dengan saya yang sekarang, saya tetap cinta kamu.

Meskipun kamu sudah melupakan saya, saya pun tetap cinta kamu.

Pertanyaan saya sekarang adalah apakah kamu tidak rindu saya? Tak adakah sedikitpun kerinduan itu menghampiri kamu disela waktu?

Kapan kita bisa bertemu lagi?

Kembalilah di waktu inginmu datang.

Salam dari lelaki yang tak tahu malu ini yang rindu dan selalu menunggu kamu kembali. ☺

PENGALAMAN SERVICE MOTOR DI YAMAHA LAUTAN TEDUH KEDATON BANDAR LAMPUNG

Kendaraan roda dua merupakan sebuah kebutuhan setiap individual, dijaman yang semua harus cepat membuat beberapa diantara kita membutuhkan kendaraan sebagai alat transportasi yang mudah digunakan serta terjangkau tentunya, kita semua mengenal kendaraan roda dua dan empat, roda dua adalah kendaraan yang mendominasi di jalan raya.

Yamaha corporation adalah sebuah perusahaan yang bergerak didalam alat transportasi walaupun memang merek yamaha banyak mencakup berbagai hal contohnya termasuk instrumen musik, sirkuit terpadu dan elektronik rumah tangga tapi gue nggak akan membahas hal lain, gue hanya akan membahas Yamaha sebagai suatu merek kendaraan yang sengaja gue pilih untuk mempermudah pekerjaan dalam hidup gue, selain menjual kendaraan roda dua, Yamaha juga menjual suku cadang serta melayani pelayanan service kendaraan yang sudah kita beli, kelebihannya layanan service after market kendaraan roda dua yang kita beli mudah kita temui keberadaannya.

Beberapa tahun yang lalu gue menerima begitu banyak complain dan masukan untuk menulis tentang layanan service Yamaha. Bahkan cukup banyak yang curhat bahwa ada sebuah dealer yang pelayanan servicenya sungguh memprihatinkan, gue nggak akan menyebutkan dimana dealer yang melakukan itu karena sifat private terlebih gue nggak mau terjerat kasus pencemaran nama baik, ada yang mengeluh layanan service mahal, terlalu lama menunggu, bahkan ada yang mengalami kerusakan bertambah setelah kendaraannya di service di dealer tersebut.

Hal itu yang membuat rasa penasaran gue untuk mencoba sendiri bagaimana pelayanan service Yamaha, ini hanya sebuah pengalaman sebagai referensi saja, bukan menjelekkan atau niat lebih lainnya.

Gue akan melakukan perbandingan antara melakukan service di beberapa yang tersedia di bandar lampung, sebagai tolak ukur dealer mana yang melakukan pelayanan yang baik, ramah dan nyaman tentunya, ada banyak dealer yang juga menyediakan tempat service di bandar lampung, gue memilih Yamaha Lautan Teduh kedaton jalan teuku umar no.15D kedaton.

Gue mungkin baru pertama kali datang dan service disana tapi beberapa nilai (+) dan (-) akan gue tulis secara singkat saja, gue nggak akan banyak menulis sesuatu yang nggak penting karena tulisan ini hanya sekadar referensi untuk membantu siapapun untuk menilai layanan dan ingin mencoba melakukan service rutin kendaraan motornya. Okay baik gue akan langsung menulis nilai (+) dan (-) layanan service motor di Yamaha Lautan Teduh Kedaton Bandar Lampung:

(+) Costumer service, mekanik, driver dan kasir yang ramah, sabar dan cukup membantu.

(+) Mekanik melakukan pengecekan kendaraan secara detail.

(+) tidak ada paksaan untuk membeli part yang sudah waktunya diganti.

(

+) Ruang tunggu yang transparan, pemilik kendaraan jadi lebih mudah memantau kendaraan yang sedang di service

(+) Mekanik tidak terlalu kasar dalam membongkar dan memasang kembali bagian-bagian kendaraan.

(+) Peralatan service yang lengkap dan sudah tersedia FI tools, alat yang digunakan untuk mengecek motor yang sudah didukung teknologi injeksi karena beberapa tempat service tidak semua tersedia.

(+) Tersedia garansi service 10 hari kerja

(+) Terdapat fasilitas coffee dan tea gratis

(+) Sparepart yang lengkap, gue pernah mengalami kejadian dimana ketika part kendaraan gue ada yang perlu diganti malah gue disuruh beli sendiri ditoko non-resmi karena ketersedian part yang habis.

(-) Waktu tunggu yang cukup lama, gue menunggu 3 jam dari awal gue datang, daftar hingga motor gue mulai ditangani

(-) Tidak menyediakan wifi gratis

(-) Tata letak kursi konsumen dan ruang tunggu terlalu sempit.

Yah, diatas adalah beberapa nilai (+) dan (-) yang gue rasakan service di dealer resmi Yamaha Lautan Teduh Kedaton, jika masalah harga worth it atau nggak gue akan melampirkan struk bukti faktur penjualan silahkan dilihat dan dinilai sendiri apakah harga service, part dan layanan mahal atau murah karena beberapa pendapat penilaian itu bersifat subjektif. Right? 😁

Sebelum gue mengakhiri tulisan review gue ini gue akan mengucapkan Terimakasih kepada bapak Hariyadi selaku technician yang menangani motor pribadi sekaligus kesayangan gue dengan cukup baik, beliau bukan hanya sekadar mekanik yang melakukan service tapi juga mengedukasi konsumen lebih jauh tentang kendaraan kita, gue juga berterimakasih telah diberikan air cooler motor gue yang pada saat itu di batas low secara gratis dan untuk mas kepala mekanik yang fotonya gue lingkari tolong jangan memberikan respon yang jutek, harus lebih memberikan senyum kepada konsumen, gue sadar mungkin dalam bekerja masnya cukup lelah. 😂😂😂😂

Jika gue memberikan skala (0-9) tempat ini, gue akan memberikan nilai (7/9)

Sedikit penilaian negatif jangan membuat kita berkecil hati dan banyak pujian jangan lantas membuat kita besar kepala, semoga pelayanan service purna jual motor Yamaha lebih ditingkatkan lagi. 🙏💕

Regard: Setia Wardani

KETAKUTAN-KU

Aku takut padamu.

  • Aku takut jika aku mencintaimu, kamu akan menjadi kenangan.
  • Aku khawatir kamu akan menjadi sesuatu yang menghantui dan aku pun akan menjadi sesuatu yang menghantui kamu.
  • Aku tidak ingin menjadi orang yang mengganggu kamu di lelap tidur larut malam.
  • Aku tidak berpikir ingin menjadi orang yang menahan kamu untuk tetap tinggal.
  • Satu-satunya hal yang lebih kutakutkan, adalah tidak mencintaimu saat aku punya kesempatan.
  • Tidak menemukan keberadaanmu setiap pagi, siang, sore dan malam.

Dan bagaimana jika semua cinta itu adalah sebuah Phobia akan kamu?

Bisakah kamu melihat dan berkata “Kamu jangan takut“, kepadaku?

THE RAIN

Pagi tadi cuaca bandar lampung cerah, siang menjelang sore datang mendung dan hujan pun turun rintik kemudian deras, menyirami tanah yang kering, daun-daun yang sedang berfotosintesis, dari jendela aku perhatikan air turun, jatuh tepat di mataku, aku teringat akan seseorang yang pernah menjadi bagian terpenting dalam hidupku, bagian yang sangat sulit untuk dapat ku tepis keberadaannya.

Semenjak aku mulai menikmati hujan, aku selalu berkata hujan adalah reinkarnasi dari wujudmu yang telah berlalu, rupa dari perempuan yang pernah singgah dalam cerita cinta dalam hidupku, terkadang Tuhan menghadirkan seseorang untuk di jadikan pelajaran, walau aku belajar pelajaran merelakan, walau pun itu tak menjadi kenyataan, semoga jangan pernah melintas pertanyaanmu kenapa aku bisa sulit melupakan segalanya tentangmu, karenanya aku pun tak tahu.

Sebenarnya aku lebih menyukai hujan yang turun daripada aku menyukai kamu, kau pun sebenarnya juga tahu alasan ini, hujan adalah salah satu alasan untuk aku bisa bertemu dengan reinkarnasimu, dengan perantara hujan juga aku jadikan kau seakan senyata-nyatanya kenyataan, agar selalu aku dapat mengingat kenangan lama indah bersamamu.

Untuk hujan yang turun deras sekali siang ini aku harap kau tak merasa keberatan dengan pikiranku tentangmu, dimana saat hujan aku sering merasa bukan hujan yang turun, melainkan air mata kesedihan yang tumpah disaat lagi kamu tak dapat lagi aku sapa dengan sapaan selamat pagi, selamat siang, selamat malam dan selamat tidur.

Aku seperti seakan kehilangan sesuatu yang teramat berharga dalam hidup ini, memang aku cukup bersyukur di ciptakan Tuhan dengan anggota tubuh yang lengkap tapi aku lemah tanpa kamu, aku kalah dan aku seperti tak memiliki apa-apa lagi dalam hidup, memang kau pergi atas salahku, tapi sungguh aku rentan setelah kehilangan kasih sayang darimu.

Seandainya waktu berpihak lagi kepadaku, aku ingin menahanmu untuk tetap tinggal, seandainya saja aku berada di dekat kamu saat itu, seandainya saja aku bisa bertemu dengan kamu lagi, akan aku cegah dirimu berpaling dan berpindah tempat hati darinya.

Pada akhirnya aku berada jauh dari kamu, pada akhirnya aku harus kehilangan cinta, kasih sayang dan masa depan lenyap untuk selamanya.

Biarlah sisa hidupku ini habis oleh penantian yang berujung penyesalan, hidupku seakan mati rasa, tapi percayalah aku akan tetap menunggumu.

Sepertinya kisah cintaku telah diatur oleh yang Maha Kuasa tapi perasaan untukmu ini tak akan pernah mati, kau selalu di hati, akan selalu ada walau kau telah tiada.

Di depan jendela, memperhatian hujan turun aku berdiri sendirian, aku akan selalu mengenang kamu dalam bentuk yang sebaik-baiknya kenangan.

Andai cintaku padamu seindah hujan turun, engkau pergi dan aku tak bersedih. 🙂

When I close my eyes, I can see you and I can’t get away from it.

TENTANG DIA

Entah kenapa pikiran saya kusut malam ini, hati saya resah dan gelisah, alam bawah sadar saya seperti merindukan dia, dia yang sudah hampir tiga minggu tidak pernah saya hubungi, ini tentang dia, tentang seseorang yang sempat membuat saya berpikir dia adalah separuh nyawa hidup saya, tentang dia yang hadir dalam detik waktu.

Pertanyaannya adalah ‘Apakah saya merindukannya kembali?’ Atau sekadar sisi lain saya yang merindukannya? Terlebih saya baru saja menerima sebuah kiriman video yang membuat saya benar-benar galau tingkat kronis.

Jika hal itu benar sebatas rindu masa lalu, datang berulang-ulang, apakah saya harus lagi menghubunginya yang telah berbahagia dengan yang lain?

Dear Tuhan yang Maha Membolak-Balikkan hati, terima kasih telah menitipkan rindu ini, rindu yang telah lama sudah saya tinggalkan.

Tahukah kamu, sampan ini tak ubahnya sebuah rindu, saya tak sanggup untuk mengayuhnya sendirian, tanpa adanya kamu.

Menulis ini malam ini agar engkau selalu ingat tentang kisah seorang lelaki yang pernah bersama kamu, malam ini saya berteriak sangat kuat agar kamu dapat mendengar lirih sakit hati ini, mengapa kamu begitu sangat sombong dan munafik tak ingin mengetahui lagi semua tentang saya?

Kehilanganmu, kepergianmu, dan ketiadaanmu dalam waktu bukan sebuah perkara mudah untuk di lupakan begitu saja, butuh energi, butuh stamina yang sangat prima untuk dapat berkata saya telah mengikhlaskan kamu berbahagia dengan lelaki lain.

Biarkan saja waktu yang mengobati rasa rinduku, biarkan saja waktu yang akan terus memberikan saya sebuah pemahaman bahwa luka yang membuat seorang lelaki dewasa merasa kuat, tabah, dan sabar.

Kiriman video berdurasi 4 menit yang kamu kirim itu membuktikan bahwa kenangan itu tetaplah ada. Jangan pernah takut dan merasa khawatir saya tak ingat kamu lagi, sudah pasti saya tak semudah itu.

Saya ingin kamu tahu beberapa hal, dunia kita berbeda dari berbagai sisi, sudut dan pandangan yang berbeda, tapi tujuan kita sama.

Jangan merasa terganggu jika saya sering menulis tentang kamu disini, bahkan kepada siapapun yang sedang dekat dengan saya, saya bukan bermaksud pamer, saya ingin kamu selalu ada di hati, jiwa, pikiran dan tulisan-tulisan saya.

Saya harap kamu tak merasa terusik.

Cerita tentang kamu mungkin hanya sebatas susunan kata-kata abstrak, jika kamu bertanya kenapa saya masih saja menulis tentang kamu, maka rasakan lagi dan coba ingat-ingat lagi bagaimana rasanya saya mencium bibir kamu dengan pelan tapi pasti. Apakah kamu sangat bahagia ketika sedang berciuman? Jika iya itu adalah sebuah contoh betapa bahagianya saya pernah jatuh cinta sama kamu. 😁